1.SEBUTKAN FAKTOR – FAKTOR PENUNJANG PERKEMBANGAN
MANAJEMEN PRODUKSI

Faktor-faktor penunjang perkembangan manajemen produksi adalah
a) Adanya pembagian kerja dan spesialisasi.
b) Revolusi industri.
c) Perkembangan alat dan teknologi.
d) Perkembangan ilmu dan metode kerja.

2.SEBUTKAN ARTI PRODUKSI DAN BERI 5 CONTOHNYA

• Produksi yaitu suatu kegiatan atau proses yang mentransformasikan masukan (input) menjadi keluaran atau output. Dalam arti sempit produksi adalah kegiatan yang menghasilkan barang baik barang setengah jadi, barang jadi, barang industri, suku cadang, komponen penunjang.
• Contoh :
a) Membuat Televisi
b) Membuat Handphone
c) Membuat Laptop
d) Membuat Motor
e) Membuat Mobil

3.APA YG DIMAKSUD DENGAN PROSES PRODUKSI TERUS MENERUS DAN
BERI 5 CONTOHNYA

Proses produksi terus menerus adalah proses untuk mengubah bentuk barang-barang.
Yang berubah hanya modelnya, sedangkan susunan dan fungsi alat-alat mesin yang dipakai tidak berubah.
Proses produksi ini menghasilkan produk yang standar (massal).

5 contoh dari proses produksi terus menerus adalah :
– Karet menjadi ban
– Balok kayu menjadi papan kayu
– Lempengan kaca menjadi gelas
– Tanah liat menjadi batu bata
– Lempengan perak menjadi sendok perak

4.SEBUT DAN JELASKAN 4 MACAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN

4 macam pengambilan keputusan
1. Pengambilan keputusan atas peristiwa yang pasti
2. Pengambilan keputusan atas peristiwa yang mengandung resiko
3. Pengambilan keputusan atas peristiwa yang tidak pasti
4. Pengambilan keputusan atas peristiwa yang timbul karena pertentangan keadaan lain

5.SEBUTKAN RUANG LINGKUP MANAJEMEN PRODUKSI

Ruang Lingkup manajemen produksi :
– pengertian mananjemen produksi
– perancangan atau desain sistem produksi

• manajemen produksi adalah kegiatan yang cakupannya cukup luas, dimulai dari analisis dan penetapan keputusan sebelum dimulainnya kegiatan produksi. Keputusan – keputusannya bisa berjangka panjang seperti waktu penyiapannya atau bisa juga berupa keputusan pelaksanaan kegiatan produksi serata pengoperasiaanya yang umumya berjangka pendek

• perancangan atau desain sistem produksi :
1. seleksi dan desain hasil produksi (produk)
kegiatan produksi harus dapat mengasilkan produk (berupa barang/jasa) dengan cara efektif dan efisien serta dengan kualitas yang baik. Kegiatan produksi diawali denan penilitian (riset) serta upaya pengembangan produk. Dari penelitian (riset) tersebut dapat diputuskan produk apa yang akan dihasilakan dan bagaimana desain serta spesifikasinnya.

2. Seleksi dan perancangan proses serta peralatan
Kegiatan yang harus dilakukan setelah menyeleksi produk adalah menentukan jenis proses yang akan digunakan serta peralatannya. Kegiatan ini dimulai dari penyeleksian dan pemilihan jenis proses yang akan digunakan kemudian menentukan teknologi dan peralatan yang akan dipilih dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.

3. Pemilihan lokasi perusahaan serta unit produksi
Dalm pemilihan lokasi, perhatikan fakyor jarak, kelancaran, dan biaya pengangkutan dari sumber-sumber bahan baku, serta biaya pengangkutan barang jadi ke pasar.

4. Rancangan tata-letak (layout) dan arus kerja (proses)
Yang harus dipertimbangkan dalam rancangan tata letak yang baik adlah kelancaran arus kerja, optimalisasi waktu pergerakan dalam proses, kemungkinan kerusakan yang terjadi karena pergerakan dalam proses. Rancangan tata letakyang baik dapat meminimalkan biaya yang timbul dari pergerakan dalam proses atau material handling.

5. Rancangan tugas
Rancangan tugas harus merupakan kesatuan dari human engineering dalam rangka menghasilakn rancangan kerja yang optimal. Dalam menyusun rancangan tugas harus nemperhatikan kelengkapan tugas yang terkait denan variabel tugas dalam struktur teknologi serta mutu suasana kerja yang ditentukan oleh variabel manusiannya.

6. Startegi produksi dan operasi serta pemilihan kapasitas
Dalam strategi produksi dan operasi harus ada pernyataan tentang maksud serta tujuan produksi dan operasi, serta misi dan kebijakan-kebijakan dasar untuk lima bidang, yaitu proses, kapasitas, persediaan, tenaga keja, dan mutu.