Nama   :  Uli Alimah

Kelas   :  1EB19

NPM   :  27211218

–     Tugas Perekonomian Indonesia  –

 

 

  • PENDAHULUAN

 

  1. Latar Belakang

             Setiap manusia bertujuan untuk memenuhi kebutuhan dan mencapai keinginan dalam hidupnya. Untuk mencapai tujuan itu sendiri manusia harus berjuang dengan cara bekerja namun yang menjadi pokok permasalahannya, lapangan pekerjaan di Indonesia sangat tidak memadai dengan jumlah penduduk dalam usia produktif .

 

             Karena ketdakseimbangan lapangan pekerjaan dengan pencari kerja maka menyebabkan banyak pengangguran. Dari tahun ke tahun pengangguran di Indonesia terus bertambah, padahal pertumbuhan ekonomi yang diharapkan adalah dapat mencetak lapangan pekerjaan sehingga lapangan pekerjaan dan pencari kerja menjadi seimbang.

 

Saat ini berkurangnya peran sector barang  (tradabale) yang banyak menyerap tenaga kerja seperti pertanian jelas menambah buruk kondisi ketenagakerjaan di Indonesia. pemerintah lebih tertarik untuk mengimpor dari luar, seperti bahan pangan pokok (beras) yang diimpor, ini akan berdampak pada petani di Indonesia yang mungkin akan menambah jumlah pengangguran di Indonesia.

 

Secara empiris sampai tahun 2006, meskipun pertumbuhan ekonomi terus berlangsung di Indonesia, dalam waktu yang bersamaan pula pengangguran juga terus meningkat.

 

  1. Perumusan Masalah

1.      Apa yang dimaksud dengan pengangguran ?

2.      Apa sajakah jenis-jenis pengangguran ?

3.      Apa sebab – sebab terjadinya pengangguran ?

4.      Apa dampak  pengangguran ?

5.      Apa sajakah upaya dalam mengatasi permasalahan pengangguran ?

 

  1. Tujuan
    1. Mengetahui pengertian pengangguran
    2. Mengetahui jenis – jenis pengangguran
    3. Mengetahui sebeb – sebab terjadinya pengganguran
    4. Mengetahui dampak dari pengangguran
    5. Mengetahui upaya mengatasi pengangguran

 

 

 

 

 

 

  1. TEORI

 

  1. PENGERTIAN PENGANGGURAN

Pengangguran adalah seseorang yang tergolong angkatan kerja dan ingin mendapat pekerjaan tetapi belum dapat memperolehnya. Masalah pengangguran yang menyebabkan tingkat pendapatan nasional dan tingkat kemakmuran masyarakat tidak mencapai potensi maksimal yaitu masalah pokok makro ekonomi yang paling utama.

 

  • Dua Dasar Utama Klasifikasi Pengangguran :
  1. Pendekatan Angkatan Kerja (Labour Force Approach)

Pendekatan ini mendefinisikan pengangguran sebagai angkatan kerja yang tidak bekerja.

 

  1. Pendekatan Pemanfaatan Tenaga Kerja (Labour Utilization Approach)

Dalam apendekatan ini angkatan kerja dibagi menjadi 3 kelompok, yaitu :

  1. Menganggur (Unemployed), yaitu mereka yang sama sekali tidak bekerja atau sedang mencari pekerjaan. Kelompok ini sering disebut juga pengangguran terbuka (open Unemployment). Berdasarkan kelompok ini, tingkat pengguran di Indonesia umumnya relative rendah, yaitu 3% – 5% per tahun.
  2. Setengah Menganggur (Underemployed), yaitu mereka yang bekerja, tetapi belum dimanfaatkan secara penuh. Artinya, jam kerja mereka dalam sminggu kurang dari 35 jam. Berdasarkan kelompok ini, tingkat pengangguran di Indonesia relative tinggi, karena angkanya berkisar 35% per tahun.
  3. Bekerja penuh (Employed), yaitu orang – orang yang bekerja penuh atau jam kerjanya mencapai 35 jam per minggu.

 

  1. Jenis – Jenis Pengangguran
  • Pengangguran friksional  (Frictional Unemployment) adalah pengangguran yang muncul akibat adanya ketidaksesuaian antara pemberi kerja dan pencari kerja. Pengangguran ini sering disebut pengangguran sukarela.

 

  • Pengangguran struktural (Struktural Unemployment) adalah pengangguran yang diakibatkan oleh perubahan struktur ekonomi dan corak ekonomi dalam jangka panjang. Pengangguran struktuiral bisa diakibatkan oleh beberapa kemungkinan, seperti :
    • Akibat permintaan berkurang
    • Akibat kemajuan dan pengguanaan teknologi
    • Akibat kebijakan pemerintah

 

  • Pengangguran siklus adalah pengangguran yang diakibatkan oleh menurunnya kegiatan perekonomian (karena terjadi resesi). Pengangguran siklus disebabkan oleh kurangnya permintaan masyarakat (aggrerat demand).

 

  • Pengangguran konjungtural (Cycle Unemployment) adalah pengangguran yang diakibatkan oleh perubahan gelombang (naik-turunnya) kehidupan perekonomian/siklus ekonomi.

 

  • Pengangguran musiman adalah pengangguran yang muncul akibat pergantian musim misalnya pergantian musim tanam ke musim panen.

 

  • Pengangguran teknologi adalah pengangguran yang terjadi akibat perubahan atau penggantian tenaga manusia menjadi tenaga mesin-mesin.

 

  • Pengangguran struktual adalah pengangguran yang menganggur akibat imbas naik turun siklus ekonomi sehingga permintaan tenaga kerja lebih rendah daripada penawaran kerja.

 

 

  1. SEBAB-SEBAB TERJADINYA PENGGANGURAN

Faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya pengganguran   adalah sebagai berikut:

  1. Besarnya Angkatan Kerja Tidak Seimbang dengan Kesempatan Kerja.
  2. Struktur Lapangan Kerja Tidak Seimbang.    
  3. Kurangnya informasi.
  4. Tidak adanya sistem penerimaan pulik.
  5. Pendidikan dan ketrampilan yang rendah
  6. Pengusaha yang selalu ingin mengejar keuntungan dengan cara melakukan penghematan seperti penerapan rasionalisasi.
  7. Teknologi yang semakin maju yang belum terimbangi oleh kemampuan manusia.

 

 2. PEMBAHASAN

 

  1. DAMPAK – DAMPAK DARI PENGANGGURAN
  2. pendapatan nasiomal Riil (nyata) yang dicapai oleh masyarakat lebih rendah dari pada pendapatan potensial (pendapatan yang seharusnya). Sehingga kemakmuran yang dicapai masyarakat pun lebih rendah.
  3. Pengangguran menyebabkan kegiatan perekonomian menurun sehingga kegiatan pembangunan pun akan terus menurun.
  4. Tingkat kemakmuran yang dapat dinikmati masyarakat  lebih rendah daripada tingkat kemakmuran yang mungkin dicapainya.
  5. Berkurangnya investor untuk melakukan perluasan dan pendirian industri baru. Sehingga, tingkat investasi turun sehingga pertumbuhan ekonomi pun tidak meningkat.
  6. menambah beban pengeluaran negara.
  7. menimbulkan ketidak stabilan politik
  8. jumlah penduduk miskin semakin bertambah yang berarti beban pemerintah dalam upaya pengentasan kemiskinan kian terasa berat
  9. Meningkatnya tindak kriminalitas yang akan meresahkan masyarakat
  10. Dapat menyebabkan kehilangan kepercayaan diri dan menimbulkan perselisihan dalam keluarga

 

  1. Upaya Mengatasi Pengangguran

Untuk dapat mengatasi masalah penganguran, hal yang dapat dilakukan adalah:

  1. Meningkatkan mobilitas modal dan tenaga kerja
  2. Memberikan informasi yang cepat jika ada lowongan pekerjaan disektor lain
  3. Mengembangkan usaha mandiri dan usaha kecil
  4. Melakukan pelatihan dibidang keterampilan lain,untuk memanfaatkan waktu hingga musimm tertentu
  5. Mengintensifkan program keluarga berencana
  6. Mengadakan program transmigrasi
  7. Meningkatkan kualitas tenga kerja
  8. Memberikan kemudahan pada investor baru untuk mendirikan industri baru
  9. Mendorong majunya pendidikan
  10. Memperbanyak industri padat karya

 3. PENUTUP

 

Kesimpulan :

Dari teori dan pembahasab diatas ternyata pengangguran sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi. Karena pengangguran memberikan dampak negatif langsung bagi perekonomian, sehingga menyebabkan terhambatnya pertumbuhan ekonomi. Untuk itu kita perlu  menurunkan tingkayt pengangguran agar tidak  berdamapak pada perekonomian Indonesia dan memotivasi masyarakat Indonesia untuk menciptakan lapngan kerja baru sehingga masyarakat Indonesia dapat hidup sejahtera.

 

 

 

Sumber :

  1. Prathama Rahardja & Mandala Manurung, Teori Ekonomi Makro Suatu Pengantar edisi keempat. Jakarta: Lembaga Penerbit FEUI, 2008.
  2. Sukardi, ekonomi 2 kelas 11
  3. Faisal Bahri & Haris Munandar, Lanskap Ekonomi Indonesia, 2009