Kasus Skandal Insider Trading: Detail Suap ke Kantong Konsultan KPMG

Sekitar tahun 2013 lalu, KPMG, salah satu perusahaan akuntan terbesar didunia tersangkut kasus insider trading karena telah membocorkan rahasia kliennya yaitu Herbalife Ltd dan Skechers USA Inc. Pelaku pembocoran rahasia tersebut dilakukan oleh konsultan senior yang kebetulan menjadi ketua Tim Audit sekaligus auditor yang memimpin audit Herbalife Ltd dan Skechers USA Inc yaitu Scott London. Dia membocorkan rahasia kliennya kepada Bryan Shaw. Dari keuntungan yang didapat Bryan, London mendapat 10 persen atau US$ 100.000. Nilai ini hampir setara dengan Rp 1 miliar. Itu dalam bentuk tunai. Lainnya: sebuah jam tangan merek Rolex Daytona Cosmograph yang harganya sekitar US$ 12.000 atau hampir Rp 120 juta. Tambahannya: bayar tagihan London US$ 10.000, tiket konser senilai US$ 25.000 dan US$ 45.000, salah satunya untuk pergelaran Bruce Springteen. Tapi London mengaku hanya menerima US$ 35.000. Ada uang tunai sebesar US$ 7.500 yang dikembalikan bersama Rolex.

Atas kasus tersebut, Scott dikenakan hukuman penjara selama 3 tahun dengan denda sebesar $100,000. Bryan Shaw kemungkinan kan dikenakan hukuman penjara maksimal 5 tahun dengan denda yang tidak disebutkan. Keduanya dikenakan hukuman atas konspirasi atas insider trading, dimana keduanya saling mengakui telah melakukan kesalahan tersebut.

Sebelumnya Scott London memilik reputasi yang bersih secara hukum dan sebagai auditor. Atas kasus ini, ia telah kehilangan pekerjaan senilai $900,000 setahun, reputasi, rekan kerja, dan koneksi. Scott London juga melepaskan gelar Certified Public Accountant atas kesalahannya melakukan insider trading. KPMG Amerika pun melepaskan Skechers dan Herbalife sebagai kliennya dan mengembalikan audit fee yang telah dibayarkan sebelumnya.

Menurut kami, etika profesi yang dilanggar dalam kasus ini adalah :

1. Tanggung Jawab profesi

saat melaksanakan tanggung jawabnya haruss profesional, Bagi tiap – tiap anggota harus senantiasa menggunakan pertimbangan moral dan profesional dalam semua kegiatan yang dilakukannya. Sebagai profesional, anggota mempunyai peran penting dalam masyarakat, anggota mempunyai tanggung jawab kepada semua pemakai jasa profesional mereka serta harus selalu bertanggungjawab untuk bekerja sama dengan sesama anggota untuk mengembangkan profesi akuntansi.

2. Integritas

Integritas merupakan element karakter yang mendasari lahirnya pengakuan profesional. Integritas merupakan kualitas yang melandasi kepercayaan publik dan merupakan patokan (benchmark) bagi anggota dalam menguji keputusan yang diambilnya serta mengharuskan seorang anggota untuk, antara lain, bersikap jujur dan berterus terang tanpa harus mengorbankan rahasia penerima jasa. Pelayanan dan kepercayaan publik tidak boleh dikalahkan oleh keuntungan pribadi. Integritas dapat menerima kesalahan yang tidak disengaja dan perbedaan pendapat yang jujur, tetapi tidak menerima kecurangan atau peniadaan prinsip.

3. Kerahasiaan

Bagi tiap anggota harus menghormati kerahasiaan informasi yang diperoleh selama melakukan jasa profesional dan tidak boleh memakai atau mengungkapkan informasi tersebut tanpa persetujuan, kecuali bila ada hak atau kewajiban profesional atau hukum untuk mengungkapkannya. Kepentingan umum dan profesi menuntut bahwa standar profesi yang berhubungan dengan kerahasiaan didefinisikan bahwa terdapat panduan mengenai sifat sifat dan luas kewajiban kerahasiaan serta mengenai berbagai keadaan di mana informasi yang diperoleh selama melakukan jasa profesional dapat atau perlu diungkapkan.

4. Kerahasiaan

Bagi tiap anggota harus menghormati kerahasiaan informasi yang diperoleh selama melakukan jasa profesional dan tidak boleh memakai atau mengungkapkan informasi tersebut tanpa persetujuan, kecuali bila ada hak atau kewajiban profesional atau hukum untuk mengungkapkannya. Kepentingan umum dan profesi menuntut bahwa standar profesi yang berhubungan dengan kerahasiaan didefinisikan bahwa terdapat panduan mengenai sifat sifat dan luas kewajiban kerahasiaan serta mengenai berbagai keadaan di mana informasi yang diperoleh selama melakukan jasa profesional dapat atau perlu diungkapkan

sumber :

http://plasadana.com/content.php?id=4490

http://m.plasadana.com/view.php?id=4485

https://id.berita.yahoo.com/ini-pengakuan-auditor-kpmg-pembocor-rahasia-055203196–finance.html

http://plasadana.com/detail.php?id=4451

http://plasadana.com/detail.php?id=4455

http://oldboypaintingshoes.blogspot.com/2012/11/8-prinsip-kode-etika-profesi-akuntansi.html